Sabtu, 26 Mei 2012

Kasih Bapa

          Seorang bapak setengah baya bekerja pada sebuah perusahaan kereta api, dan tugas bapak ini mudah saja. Beliau hanya bertugas menarik sebuah tuas yang mengerakkan roda roda raksasa yang saling berhubungan untuk mengangkat jembatan yang merintangi jalan kereta api itu, sehingga kereta api tersebut dapat lewat dengan selamat. tentu saja jika jembatan tersebut tidak diangkat... maka kereta api itu akan mengalami kecelakaan yang sangat hebat.

          Bapak ini mempunyai seorang anak satu satunya yang sangat dikasihi dengan segenap jiwanya. Suatu hari, anak bapak ini mengunjungi bapaknya dan bapaknya membiarkan anaknya melihat lihat tempat kerjanya. Sewaktu anak ini menghampiri roda roda raksasa tersebut, tiba-tiba sang anak terpeleset dan jatuh diantara roda roda raksasa tersebut. Malang baginya.. kaki anak kecil tersebut terjepit dengan eratnya diantara gerigi roda-roda raksasa tersebut. Melihat kaki anaknya terjepit diantara roda-roda raksasa tersebut, sang bapak dengan serta merta berusaha menolong melepaskan kaki anak tersayangnya tersebut dari jepitan gerigi roda tersebut....

          Setelah berusaha sekian lama, sang bapak ini masih belum bisa melepaskan kaki anaknya tersebut. Sesaat kemudian, sang anak mulai menangis karena ketakutan. Tiba-tiba dari kejauhan terdengarlah secara samar-samar suara peluit kereta api tersebut dari kejauhan, memberi tanda agar jembatan itu harus segera diangkat. Sesaat kemudian hati bapak ini menjadi sangat sedih dan ketakutan... Di dalam kecemasannya dia masih berusaha melepaskan kaki anaknya... tapi masih tidak ada hasilnya.

          Tidak lama kemudian suara peluit kereta api tersebut terdengar semakin jelas dan dekat. Hati bapak ini seketika menjadi hancur... bapak ini mulai menangis dengan sedihnya. Di dalam hati bapak ini muncul suatu keraguan,haruskah dia mengorbankan anak satu-satunya demi menyelamatkan kereta api itu yang penumpangnya tak ada satupun yang dia kenal? Namun jika dia memilih untuk menyelamatkan anaknya...maka berapa jiwa yang akan melayang dengan sia sia hanya gara gara satu orang saja....????

          Sesaat kemudian... bapak ini perlahan-lahan mencium kening anaknya dengan penuh kasih sayang dan dengan hati yang sangat hancur... lalu bapak ini mulai berdiri dan menuju ke tuas pengangkat jembatan tersebut. Dengan air mata yang membasahi sampai ke bajunya, sang bapak ini melihat sekali lagi pada anak satu satunya itu.. Sesaat kemudian bapak ini menarik tuasnya dan jatuh lemas dan menangis sejadi-jadinya tanpa berani melihat proses kematian anaknya yang sangat tragis yang tidak pernah dibayangkan olehnya demi menyelamatkan orang-orang yang ada didalam kereta api itu, yang sama sekali tidak mengetahui, bahwa saat itu juga mereka telah bebas dari kematian yang kekal....

          Saudaraku yang terkasih... jika kita renungkan kembali kisah diatas... Bukankah cerita diatas telah terjadi 2000 tahun yang lalu... dimana Yesus telah disalib hanya untuk menebus dosa kita...? Siapakah kita ini sehingga kita memperoleh keselamatan itu...? Sesungguhnya kita ini tidak lebih dari sampah yang tidak ada harganya... Tetapi kasih Yesus begitu besar... Sehingga Dia rela mati diatas kayu salib hanya untuk menebus dosa kita...


"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal". (injil Yohanes 3:16). 


          Saya mau katakan pada saudara/i ...Bahwa hanya Yesus sajalah yang rela mengorbankan nyawanya bagi kita. Tak ada kasih yang demikian besar seperti yang dilakukan Yesus demi menyelamatkan kita. Kematian Yesus itu tidak dapat dinilai dengan apapun yang ada didunia ini... terlalu mahal dan sangat mahal untuk sebuah jiwa seperti saya dan saudara...

          saya juga mau katakan sesuatu pada saudara...Kematian Yesus 2000 tahun yang lalu bukan hanya untuk menebus dosa orang yang hidup pada jaman itu saja...Tetapi darah-Nya yang tercurah 2000 tahun yang lalu masih mampu dan Dia sanggup menyelamatkan kita. Percayalah kepada Yesus...Sebab hanya melalui Dialah kita dapat diselamatkan. Dan bagi kita yang sudah percaya pada Yesus...

          Janganlah kita menjual kematian Yesus dengan hal hal yang bersifat duniawi...Terlalu mahal harga sebuah nyawa itu, sobat. Teman-temanku yang terkasih didalam Yesus Kristus.. Sediakanlah waktu bagi Tuhan untuk bersaksi tentang pengorbananNya ini kepada teman- temanmu yang belum mengenal Yesus secara pribadi.

          Sekaranglah waktunya... Jangan ditunda lagi... Sebab hari esok kan terlambat... ! Selamat bersaksi dan menerima keselamatan yang dari Tuhan...

          Sebab penebusan di kayu salib adalah bentuk kasih terbesar dari Tuhan untuk kita semua, anak2Nya yang berharga. Tidak ada apapun yang sebanding dengan itu.Amin...

God bless u...

Jumat, 25 Mei 2012

Hingga Nafas Akhir

"Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia." (Kisah para rasul 7:59-60). 

===>Stefanus adl salah seorang murid dr 7 org yg terpilih unt menerima pendelegasian tgs melayani jemaat dr para rasul. Stefanus dipilih krn ia dikenal oleh jemaat sbg seorang pemuda yg penuh iman dan Roh Kudus. 

Stefanus kmdn dikenal sbg seorang pemimpin jemaat yg berdampak kuat. Hal ini menarik perhatian para pemimpin yahudi yg memiliki sejarah panjang menentang pekerjaan2 Tuhan, yg terakhir adl menyalibkan Yesus dan menganiaya jemaat. 

Namun dgn dipenuhi kuasa Roh Kudus, Stefanus dgn penuh keberanian menyatakan kebenaran kpd para pemimpin Yahudi itu, hal tersebut menusuk hingga kejantung mereka. Hal tersebut bkn hanya membuat para pemimpin yahudi itu marah, namun berang shg lansung menyeret Stefanus keluar kota unt dibunuh dgn hukuman rajam. 

Begitu batu2 tajam menyentuh tubuh Stefanus, ia bknnya balik mengutuki org2 itu malah tersungkur dilututnya dan berdoa, "Tuhan, janganlah dosa ini ditanggungkan keatas mereka!" Sesudah itu Stefanus langsung menghembuskan nafasnya yg terakhir. 

Bukankah doa Stefanus tampak familiar? Ya, doa Stefanus sangat mirip dgn doa Yesus saat di kayu salib. Stefanus bnr2 meneladani setiap hal dlm kehdpan Yesus, bahkan hingga titik darah penghabisan.

Pertanyaannya, sdhkah kita spt Stefanus? Apapun alasannya, kita hrs hdp seperti Yesus hidup. Unt itulah kita dipanggil org Kristen, yaitu para pengikut Kristus. Yg kita ikuti adl gaya hdp Kristus, dan kita hrs mempertahankan gaya hdp Kristus itu bahkan hingga kita berada diambang kematian. 

Mengikuti teladan kehidupan Kristus tdk ada masa kadaluarsanya, kita hdp seperti Kristus hdp hingga akhir kehidupan kita. Amin 

God bless us 

sumber: jawaban.com

Belas Kasihan




Syallom.............

          "Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil KerajaanSorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka,karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepadamurid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."(Matius 9:35-39)

          Kt semua dikelilingi oleh org2 yg perlu dibebaskan o/ Yesus Kristus. Entah itu teman2, keluarga, saudara, tetangga, msh bny lg.. Mereka adl org2 yg membutuhkan Tuhan kita Yesus. Pernahkah kt scr prbadi mendata org2 itu? Pastisetiap kt akan kaget melihat hasilnya.

          Kenapa ya?, kt bgt sering menjalani kehdpan ini tanpa memikirkan org2/ hal2 yg ada disekitar kita? Mungkin kt saat ini tdk sdng ditindas NAZI, tdk sdng berada di sebuah negara yg notabenenya agama lain yg memusuhi agama kita, atau kt gak hdp di daerah2 yg sering terjadi konflik agama, sngt mudah bg kt unt tdk merasakan tekanan zaman ini, walaupun tekanan itu tetap ada.

          Ada seorang misionaris wanita yg tinggal di negara komunis.. Dinegara itu unt beribadah kepada Kristus sngt lah tdk mudah,krn tdk diizinkan. Jd terpaksa mereka beribadah di goa2, bahkan sampai ada yg beribadah di lorong2 pembuangan (maaf "GOT"), bhkan sang misionaris ini bercerita bhw setiap kali dia mau menginjili / memimpin ibadah bahkan komsel, dia hrs terlbh dahulu menandatangani sebuah surat, surat yg menyatakan bhw dia siap mati ketika menjalankan misinya dan tdk menuntut tanggung jwb siapapun.

          Bagaimana dgn kita? Keadaan yg nyaman/mendukung tdkkah mampu mendorong kita unt bangkit melakukan tugas yg jauh lbh mulia drpd mengurusi diri sendiri.

          Dari hal ini kt melihat ada sebuah karakter penting yg ditunjukan oleh Tuhan Yesus n misionaris ini yg hrs pula kita miliki, yaitu BELAS KASIHAN yg sejati. Hati kita perlu memiliki wabah BELAS KASIHAN yg sejati ini. Amin

God bless u

Sabtu, 19 Mei 2012

"Welcome Problem"

"Semua orang, yg dipimpin Roh Allah, adalah anak-anak Allah" (ROMA 8:14) 
"Roh itu (Allah sendiri) bersaksi dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah" (ROMA 8:16) "Roh manusia adalah pelita Tuhan,yg menyelidiki lubuk hatinya" (AMSAL 20:27) 




          Puji Tuhan melalui 2 Firman Tuhan ini (RM 8:14 & Rm 8:16) kita dpt peneguhan bhw kita adl anak2 Allah (ay 16) dan lbh drpd itu, kita jg sbg anak2 Nya dpt mendpt pimpinan dr Dia sendiri dr Roh Nya melalui roh kita. 
"Masalah"


          Aku ykn setiap kita tahu & pny apa itu yg disebut masalah????? n aku terkadang sk sedih kl mendengar ada org yg mati iman nya dikrnkan masalah yg dihadapinya dan yg lbh parah lg ada jg org yg sampai mati bunuh diri dikrnkan masalah2 yg dihdpinya, padahal kalau sj dia tahu bhw Tuhan Allah kita semua sangat rindu unt menolong dia/kita dlm menghadapi masalah2nya sehingga dia tak prl mati dgn cara yg sangat mengenaskan seperti itu. 


          Pertnyaannya sekarang bagaimana cara Tuhan menolong Anak2Nya yaitu kita yg percaya padaNya dalam menghadapi masalah????? 
Jawabannya adalah! Tuhan Allah kita dpt menolong kita dgn RohNya (Roh Kudus)yg ada dlm diri kita melalui roh kita (AMSAL 20:27) atau dgn kata lain Tuhan Allah kita akan menerangi dan menuntun kita oleh RohNya (Roh Kudus) melalui roh kita krn "Roh kita adalah pelita Tuhan". 


          jadi kesimpulannya bila aku/kita diperhdpkan oleh masalah yg berat atau masalah apapun yg terjadi dlm hidupku/kita ini yg ku lakukan: 
1. DOA, ceritakan semua masalah kita lengkap dr A-Z pd Dia, lalu mintalah pd Dia untuk membantu kita & menuntun kita dalam menyelesaikan masalah kita dgn tuntas. CATATAN: hrs sesuai dgn kehendak Dia bkn kehendak kita. 
2. MENUNGGU, menunggu jawaban atau tuntunan Dia melalui roh kita. hati2 dalam masa penungguan ini bs sj iblis masuk dlm jiwa kita untuk berusaha menghancurkan kita walaupun awal nya terasa baik untuk kita (2 KOR 4:4). Bersandarlah pd Roh Kudus yg ada pd kita & juga pd roh kita, yakinlah bhw Tuhan akan menolong kita dan menunjukan pd kita apa yg hrs kita lakukan untuk menyelesaikan masalah kita. 


Nah semoga catatan kcl ini dpt jd berkat unt semua. satu hal aku cuma berbagi disini bkn menggurui. 

----------GOD BLESS US ALL---------

Rabu, 16 Mei 2012

ENGKAU SUDAH ADA YANG PUNYA

Syalom..

Saudaraku dalam kasih Yesus Kristus...

Melalui grup kita ini belakangan saya banyak sekali menulis tentang pertobatan, kekudusan, ketaatan pada seluruh firman, dan penyangkalan diri. Semua itu adalah respon, iman yang hidup, bagian manusia. Semua itu benar. Tetapi saya tidak mau saudara hanya hidup di dalam setengah kebenaran. Sebab tanpa diimbangi dengan pemahaman akan kekayaan kasih karunia, setiap orang lama kelamaan akan terjerambab ke dalam pola rohani yang legalistik, warisan-warisan kaum Farisi. Atau, anda dapat kehilangan kepastian keselamatan, iman anda tergerus, terus menerus dilanda depresi rohani, serta dikejar bayang-bayang neraka. Oleh karena itu, sudah saatnya saya kembali mengingatkan kasih karunia.

Anda harus tahu, bahwa nilai-nilai kekristenan adalah kombinasi dari dua hal yang sepertinya bertolak belakang. Ketaatan itu bertolak belakang dengan kasih karunia. Ketaatan menarik kita ke kiri, kasih karunia menarik kita ke kanan, tetapi oleh keduanya kita akan menjadi kokoh seimbang, seperti perahu yang memiliki dua buah cadik, yang tidak akan kenapa-kenapa ketika badai gelombang datang.

Di dalam anda harus ada kesadaran akan neraka yang masih mengangakan mulutnya supaya anda bertindak hati-hati, tetapi jiwa anda harus dipenuhi kesadaran bahwa anda berasal dari surga dan di dalam Kristus akan kembali kesana.

Hukum-hukum Tuhan yang bersifat menuntut dan harus dikerjakan, serta pengampunan salib atas segala dosa dan ketidaksempurnaan, keduanya harus tertanam di dalam anda. Jangan salah satu saja, dan jangan salah satunya hilang.Kekudusan yang mutlak harus tertanam, tetapi kasih yang tidak pura-pura juga harus, sehingga sebagai orang kristen anda mengerti bagaimana berhadapan dengan orang-orang di dunia ini.

Hati sebagai hamba harus anda miliki, tetapi sekaligus juga hati sebagai anak harus pula tertanam. Janganlah salah satu menjadi hilang. Anda ini adalah hamba, tetapi juga anak di hadapan Allah.

Anda adalah imamat yang rajani, tetapi juga pelayan yang harus merendahkan diri. Anda harus menyangkal diri senantiasa, tetapi anda juga harus tahu bahwa anda berharga di mata Allah. Anda sadar bahwa anda tidak layak di surga, tapi anda tahu penuh bahwa di dalam Yesus, anda berasal dari sana. 

Anda harus menjauhkan diri dari dunia, tetapi juga harus membawa terang ke dalamnya.

Betul-betul berada di dalam keseimbangan dari dua kutub yang terlihat kontradiktif. Sekali lagi, ketika yang satu menjadi lebih dominan dan semakin dominan dari yang lain, anda sedang menuju kesalahan dan kesesatan. Sisi kanan, yaitu kasih karunia, akan menjatuhkan anda ke dalam kematian kekal oleh dosa kesombongan, ketika sisi kiri, yaitu iman yang taat dan menyangkal diri, tidak bekerja di dalam anda. Demikian pula sisi kiri akan menarik anda ke Injil Farisi yang merasa diri lebih superior dari yang lain, merasa gereja anda lebih hebat dari yang lain, jika tidak diimbangi dengan sisi kanan. Tetapi ketika kombinasi dari keduanya melebur didalam anda, anda akan berdiri sebagai anak-anak Tuhan yang kuat, seperti Abraham, Daud, atau pula Smith Wigglesworth.

Saudaraku dalam kasih Yesus Kristus... Di dalam kasih karunia Allah, telah tersedia segala sesuatu yang pernah dijanjikan-Nya. Perkenanan, berkat, penyertaan, pengampunan, kesembuhan, pemulihan, jawaban doa, penjagaan, kuasa dasyat Roh Kudus, dan terlebih lagi adalah kepastian keselamatan. Itu bagian Allah, yang telah diselesaikan-Nya melalui salib Yesus.

Mari. Kali ini kita akan lebih berfokus pada bagian Allah, supaya anda tahu siapa anda ini di hadapan-Nya.

Saudara..Ketika anda lahir baru –yaitu ketika roh anda telah dilahirkan kembali oleh Roh Kudus- anda telah resmi milik Allah. Sebagai tanda kepemilikan itu, Ia memberikan anda Roh-Nya, yang memeteraikan anda.

Alkitab memakai banyak paradigma untuk menggambarkan hubungan orang-orang percaya dengan Tuhan: Bapa dengan anak, Tuan dengan hamba, Sahabat dengan sahabat, Gembala dengan domba, Raja dengan bangsa, Guru dengan murid, tetapi yang tak kalah kuatnya adalah Mempelai Pria dengan mempelai wanita yang akan segera menikah. Dan dalam artikel ini, saya memakai paradigma terakhir disebut.

Saudaraku dalam Yesus Kristus...

Jika benar anda sudah lahir baru, anda dengan Yesus adalah sepasang kekasih. Yesus melamarmu melalui kematian-Nya di salib Golgota. Dari Kalvari Ia berkata: “Maukah kau menikah dengan-Ku..?” 

Dan ketika anda bertobat, menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadimu, dengan cara itulah anda menjawab-Nya: “Ya Tuhan, aku mau!”

Benar, saudaraku. Sejak anda bertobat, anda telah sah menjalin hubungan dengan Yesus. Jika manusia memeteraikan pasangannya dengan cincin pertunangan sehingga semua orang yang melihat cincin itu tahu bahwa perempuan itu telah ada yang punya, Yesus memeteraikan anda dengan Roh-Nya, sehingga setiap orang yang melihat buah Roh Kudus di dalam anda menjadi tahu, bahwa anda ini milik Yesus. 

Galatia 5:22-23aTetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Sejak anda menerima pinangan Yesus, sejak itu anda benar-benar milik Yesus. Ini bukan ungkapan simbolis, melainkan sungguh-sungguh terjadi. Yesus tidak akan melepaskan anda lagi, tidak akan menelantarkan anda. Anda ada di hati-Nya. Ia mengenal anda, bukan hanya mengenal, Ia dipenuhi perasaan memiliki saudara. Sebagaimana perasaan memiliki anda pada istri atau suamimu, demikianlah bahkan jauh lebih kuat perasaan memiliki Yesus terhadapmu. 

Ini fakta di alam roh yang diketahui seluruh makhluk roh, bahwa sejak anda resmi menjalin hubungan kekasih dengan Yesus, anda bukan lagi seorang lajang. Anda sudah ada yang punya!

Yesus menghormati ikatan kudus itu, dan Ia berharap anda menghormatinya pula, sebuah ikatan dari hati ke hati. Ketidaksempurnaan kita mungkin kerap menjadi sumber masalah bagi kita. Tetapi Yesus bukanlah kekasih yang mudah mengatakan: “lo, gue, end..!”. Tidak ada kata “putus” dalam kamus cinta Yesus. Kelemahan-kelemahan kita memang banyak. Mungkin kita mudah kehilangan sukacita, mungkin kita mudah menangis, kecewa, depresi, uring-uringan, kesal sana-sini, suka jatuh dan jatuh lagi ke dalam dosa yang sama, membuat kita merasa muak pada diri sendiri. Tetapi disini saya mau tegaskan kepada anda: jangan pernah berpikir bahwa Yesus pasti sudah bosan denganmu, sebab pemikiran itu salah!

Yesus tidak pernah bosan denganmu, sejelek apapun sifatmu menurut penilaianmu sendiri. Cinta dan kesabaran-Nya teruji. Ia mengenal anda luar dalam. Seorang pemuda biasanya tidak mengenal benar keburukan-keburukan gadis yang hendak ia lamar, dan akan mulai bosan manakala dalam perjalanan waktu, keburukan-keburukan gadisnya itu makin terkuak di matanya: hal-hal seperti itulah biasanya yang mengawali munculnya niat “putus” di pikiran banyak pemuda. Tetapi Yesus tidak seperti itu. Tidak ada yang tersembunyi bagi Yesus sejak semula. Sebelum anda resmi menjadi kekasih-Nya, Ia sudah mengenal segala kelebihan, keburukan dan kelemahanmu. Yesus menerima anda apa adanya.

Tetapi saya tidak berkata bahwa di dalam Yesus, anda bebas untuk tetap menjadi buruk dan melakukan dosa. Bukankah setiap suami istri yang saling mencintai, meski saling menerima apa adanya, tapi juga bergerak maju untuk saling membangun dan berubah lebih baik? Istri saya tidak suka pada kesembronoan saya meletakkan barang-barang. Kebiasaan buruk saya di rumah adalah sembarangan saja meletakkan tas, topi, kemeja, jaket, kunci, helm, pakaian-pakaian, dan itu selalu saja membuat istri saya kesal. Tetapi dia selalu belajar untuk bersabar meski tidak suka, dan saya selalu belajar untuk memperhatikan kehendaknya dalam hal itu meski kadang-kadang kumat lagi.

Bagaimanapun, Yesus membenci dosa kita. Kelemahan-kelemahan saudara, terlebih yang bersifat dosa, seperti masih suka merumpi, bohong, dan sebagainya, adalah hal-hal yang bertentangan dengan harapan dan kehendak hati-Nya. Tetapi Ia tidak akan membenci anda karenanya. Hanya saja, Ia ingin supaya saudara memiliki kemauan untuk berubah lebih baik. Juga harus saya ungkapkan, Ia tidak akan membiarkan anda berlama-lama dalam kecemaran dan akan terus bersuara lewat banyak hal untuk mengingatkan anda dengan lembut. Jika anda mengeraskan hati, sedikitpun Ia tidak akan menyerah, bahkan Ia akan melakukan sesuatu yang secara duniawi terkesan sakit, tetapi yang sifatnya menyadarkan dari dosa. Sebagaimana setiap suami tidak akan membiarkan istrinya menyeleweng, demikian pula tentunya Yesus atas kita. Bedanya, suami di dunia ini mungkin akan membenci atau melakukan tindakan-tindakan destruktif untuk memberitahu betapa ia marah besar, tetapi Yesus sama sekali tidak akan berpaling dari kasih-Nya. Itulah sebabnya Ia mengharapkan hati anda, sebuah hati yang mencinta kepada-Nya.

Ketika anda memiliki hati untuk berubah lebih baik, Yesus bersukacita. Ketika suatu malam anda mulai berbisik dalam hati: “Ah.. mulai hari ini aku akan meninggalkan total pornografi. Aku akan membuang semua novel-novel picisan, majalah-majalah telanjang dari bawah lemari akan kubakar, dan semua vcd porno yang ada di balik-balik rak akan kubuang ke tubir laut! Aku mau hidup kudus bagi Yesusku...” Saudara, saya mau beritahu, niat-niat seperti ini sangat membahagiakan hati Yesus. Inilah yang saya sebut: Yesus mengharapkan hati anda. 

Niat-niat untuk berubah lebih baik, niat-niat untuk hidup di dalam Tuhan, ini adalah putik-putik di ranting–tanda-tanda mulai berbuah. Ranting seperti ini –bersukacitalah!- tidak akan dipotong, melainkan akan dirawat dan terus menerus disiram, sampai saatnya nanti ia akan menghasilkan buah. Benar, saudaraku. Ketika niat-niat seperti itu mulai timbul di dalam anda, sebagai pemilik kebun, Yesus akan bergembira dan menjagai agar putik-putik dan ranting itu tidak diganggu hama.

Saudara..

Bagaimanakah menceritakan dalamnya kasih Yesus kepada kita? Siapakah yang mampu menjelaskannya dengan kata-kata manusia? Kasih-Nya itu tidak terlukiskan. Bahkan para rasul penulis Alkitab, tidak mampu melakukannya. Mereka hanya bisa berkata: tak terukur dalam, lebar, tinggi dan besarnya. Tak terukur sama sekali!

Pernahkan anda sampai-sampai menghitung jumlah rambut suami atau istrimu yang rontok saking cintanya? Saya percaya tidak ada tindakan cinta sampai semendetail itu di dunia ini, kecuali di dalam rayuan saja. Seribu kalipun saya berbisik ke telinga istri saya: “I love you, Honey”, manakala rambutnya rontok, saya tidak pernah sampai terpikir mengumpulkan dan menghitungnya sehari ke sehari. Jangan-jangan, kita malah protes dan berkata: “ih, rambut siapa sih ini jorok banget!”

Tetapi saya mau beritahu bagaimana Yesus mengasihimu: Ia menghitung semua rambutmu yang rontok sehari ke sehari! Bayangkan, ketika engkau keramas atau sisiran dan rambutmu jatuh ke lantai, Yesus mengambilnya dengan kasih dan menghitungnya satu persatu, saking cintanya kepadamu. Ia mencintaimu dengan cara-cara yang sangat “tak masuk logika”, bahkan sampai Ia rela mati. Sungguh tak terukur dalamnya kasihNya kepadamu, saudaraku!

Matius 10 : 30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.

Saudaraku dalam kasih Yesus...

Dalam menjalankan kehidupan ini, oleh kasih karunia, di dalam anda haruslah kuat perasaan dimiliki oleh Yesus. Saat berdoa di hadapan-Nya, perasaan dimiliki itu harus ada, sebab tanpa itu, anda tidak akan dapat mengasihi-Nya dengan hati yang murni. Roh yang legalistik, yang timbul dari pengejaran ketaatan dan kekudusan tanpa diimbangi kesadaran akan kasih karunia –sebagaimana saya sebutkan di atas- akan membuat anda tidak dapat menikmati doa, melainkan anda akan terus menerus berada dalam perasaan tertekan seolah-olah tidak disukai Tuhan. Serasa anda sedang berbicara pada Allah yang bengis yang sama sekali tidak memancarkan sosok Bapa, melainkan sosok seorang Raja yang lalim. Anda tidak akan dapat menikmati kasih, hubungan batin yang kuat, serta jiwa anda akan dipenuhi sifat-sifat menghakimi diri sendiri maupun orang lain tanpa kasih.

Tetapi dengan perasaan dimiliki oleh Tuhan Yesus, anda akan bahagia, diliputi sukacita surgawi. Anda akan merindukan hadirat-Nya berlama-lama. Bahkan ketika anda terjerambab dalam dosa, anda akan berani mengakui dosa itu dengan jujur kepada-Nya tanpa merasa terbuang. Saat anda bertobat dengan diliputi perasaan dimiliki, anda akan tahu bahwa Yesus mengampunimu dan menyadari penuh bahwa Ia mengasihi anda.

Perasaan dimiliki akan membuat anda dengan mudah menikmati hadirat Tuhan, sentuhan-Nya, kasih-Nya, dan anda benar-benar akan merindukan-Nya. Anda juga akan merasakan bahwa anda dikuatkan dalam menghadapi segala masalah. Anda merasa diperhatikan, dijagai, dilindungi.

Mungkin anda bertanya, apakah perasaan dimiliki itu benar atau hanya tindakan ge’er-ge’eran saja? Dasarnya kembali pada hubungan anda dengan Kristus oleh kasih karunia-Nya. Anda telah sah, benar-benar sah milik Yesus. Alam roh mengetahui itu. Anda tahu, penghuni-penghuni alam roh ialah seluruh penghuni surga, malaikat-malaikat, setan-setan dan segala jinnya. Bayangkanlah anda sedang duduk di tepi jalan di alam roh, dan setan-setan berlewatan didepan anda, dan sekalipun mereka mungkin tidak mengenal anda, tapi mereka segera tahu bahwa anda ini miliknya Yesus. Ada tanda khusus anak-anak Tuhan di alam roh yang membedakannya dengan orang-orang lain, dan itu terlihat jelas disana.

Jadi jika anda sudah tahu bahwa anda ini benar-benar milik Yesus dan itu terlihat di alam roh, masakan anda menjalin hubungan dengan Seorang kekasih tanpa merasa dimiliki oleh-Nya? Sungguh, perasaan dimiliki oleh Yesus itu benar dan harus berkembang di dalam anda. Semua itu anda peroleh karena kasih karunia. 

Yesus adalah kekasih yang setia. Ia tidak berpaling dan tidak pernah memiliki niat untuk menceraikan anda, camkanlah ini. Ia menghormati hubungan di antara kalian. Anda ini dilindungi. Ada malaikat-Nya sehari-hari di sekitar anda, yang bekerja melayani anda menurut perintah Tuhan. Yesus juga dapat bertindak keras pada orang-orang yang memusuhi anda. Ah, janganlah kiranya ada yang mengutuki anak-anak Allah. Bukan apa-apa, tapi mereka sedang mengundang malapetaka atas diri mereka sendiri. 

Betapa berharganya anda di mata Tuhan. Betapa rindunya Ia padamu. Perjumpaan denganmu adalah hal yang paling dirindukan oleh Yesus. Betapa Ia berharap anda akan benar-benar berada di sebelah-Nya dalam pesta pernikahan surgawi-Nya itu. Dan selama anda ada di bumi, betapa Ia berharap anda sejak bangun pagi sudah menjumpai-Nya di dalam doa. Seperti kekasih yang pagi-pagi benar sudah berdiri di depan pintu rumahmu dengan setangkai bunga, demikianlah Yesus sebelum anda bangun sudah siap sedia di depan pintu doamu.

Pandanglah kepada Yesus, sadarilah bahwa engkau ini milik-Nya, mengalirlah kiranya perasaan dimiliki itu di dalam anda, maka engkau akan mencintai-Nya dan akan menyimpan niat bertumbuh lebih baik untuk setia kepada-Nya, juga engkau akan mudah mengendalikan dirimu dalam segala hal, cinta-Nya akan memabukkanmu, dan dimanapun engkau berada, entah di pasar, entah di kantor, entah sendirian di gurun pasir, engkau akan tetap merasakan hadirat-Nya. Sukacita surgawimu tidak akan berkesudahan.

Haleluyah!

*penulis: Bao Panigoran

Kamis, 10 Mei 2012

Suara Roh Kudus


"Dan ketika petrus sdng berpikir tentang penglihatan itu, berkatalah Roh: ada dua org mencari engkau." (kis 10:19)

Tuhan memimpin kita melalui apa yg kita sebut sbg suara hati nurani. Akan tetapi Ia jg memimpin kita melalui suara Roh Kudus. Nomor satu: o/ kesaksian batiniah. Nomor dua: o/ suara hati nurani. Nomor tiga: o/ suara Roh Kudus.

Ada perbedaan antara suara Roh Kudus yg berbicara dlm hati kita dgn suara hati nurani kita yg merupakan suara roh kita yg berbicara kpd kita. Apabila Roh Kudus berbicara didalam diri kita, maka sifatnya lbh berwibawa.

Kadang2 suara itu begitu nyata kedengarannya, shg kita menengok sekeliling kita siapakah yg berbicara kpd kita. Kita mengira ada seseorang dibelakang kita yg mengatakan sesuatu. Kemudian kita sadar bhw suara itu terdapat didalam diri kita. Contoh nyata dlm Alkitab adl seperti yg dialami Samuel (1 samuel 3).

* MENILAI DGN FIRMAN ALLAH

"ujilah segala sesuatu... " (1 Tes 5:21)

Hendaklah senantiasa kita ingat ini: Alkitab mengajarkan bhw Roh Allah dan Firman Allah adl sejalan. Setiap saat Roh Allah berbicara kpd kita, maka suara itu selalu sejalan dgn Firman Allah.

Org menyatakan bhw mereka mendengar "suara" dan memperoleh sgl macam "wahyu" yg dpt mereka bayangkan. Sejumlah org tertentu menyatakan dirinya selalu mendengar suara halus.

Kita hrs n dapat menilai hal2 seperti ini. Kita dpt menilai apakah hal itu bnr atau salah, hanya dgn mengujinya melalui Firman Allah.
3 hal yg hrs diperhatikan:
- kita jng men-cari2 suara

- kita jng mengikuti sembarangan suara
- kita hrs mengikuti Firman Tuhan.

"Ada bny, -entah berapa banyak, -macam bahasa didunia; sekalipun demikian tdk ada satu pun diantaranya yg mempunyai bunyi yg tdk berarti." (1 kor 14:10)
kita tdk blh menerima sesuatu apa pun tanpa memeriksanya lbh dahulu dlm sorotan cahaya firman Tuhan.

*ROHKU ATAU ROH KUDUS

"Roh manusia adl pelita Tuhan... " (ams 20:27)

Orang mungkin bertanya, "Bagaimanakah saya dpt mengetahui apakah suara yg saya dengar itu suara rohku sendiri, ataukah suara Roh Kudus, yg berbcr kpdku unt melakukan sesuatu?"
Roh manusia adl pelita Tuhan. "akan tetapi dpt saja diri sayalah yg menghendaki saya berbuat hal itu."

Rumuskanlah istilah kita. Apabila dgn perkataan "diri sendiri" yg kt maksud adl daging tubuh, tentu saja tdk selamanya kt hrs mengikuti kehendak daging. Akan tetapi apabila dgn istilah "diri sendiri" kita maksud adl manusia batiniah, hakikat pribadi diri anda sesungguhnya didlm batin kita, maka apa yg kita maksud itu memang bnr. Majulah terus dan lakukanlah apa yg anda hendak perbuat.

Apabila roh kita merupakan roh mahluk ciptaan baru didalam Yesus Kristus, dan sgl sesuatu yg lama tlh berlalu, yg baru sudah datang, dan bila roh kita memiliki hdp dan sifat Allah didalamnya, dan Roh kudus berada didalamnya, dan roh kita menjalin persekutuan dgn Roh Allah, maka Roh Allah tdk akan mengatakan kpd kita unt melakukan hal2 yg tdk benar. Apabila kita adl seorang kristen yg tlh dipenuhi oleh Roh Kudus, maka manusia batiniah kt memiliki Roh kudus sepenuhnya. Bukan manusia batiniah seorang Kristen yg ingin berbuat salah, melainkan manusia lahiriah. Kita hrs dpt membedakan pernyataan, apakah itu suara kehendak daging, ataukah kehendak roh kita.

Kita tlh dilahirkan dr Allah. Oleh sebab itu kt hrs makan dan hidup dgn Firman Allah. Dgn berbuat demikian maka kita akan menjadi peserta dlm memiliki sifat2 Allah. Apabila kt memiliki sifat2 Allah didlm diri kita, maka roh kita tdk akan mungkin menyuruh kt berbuat sesuatu yg salah, apa saja yg dikatakan oleh roh anda akan senantiasa bnr dan tepat. Amin...


God bless us